Berita Kegiatan Kampus

#

Usai Evaluasi 100 Hari Kerja, BEM Unisa Kunjungan ke Mekarsari

UNISA, - Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Islam Al-Ihya Kuningan telah menggelar Evaluasi 100 Hari Kerja pada hari Senin tanggal 28 Desember 2020. Giat tersebut diikuti oleh seluruh pengurus BEM Unisa Kuningan dengan tetap menerapkan protokol kesehatan. Berlangsung sejak pukul 10.00 WIB, giat tersebut berjalan lancar dan khidmat.

Usai evaluasi, pengurus BEM Unisa melanjutkan giat silaturahmi kepada saudara-saudara di Desa Mekarsari Kecamatan Maleber. Silaturahmi yang juga dibersamai dengan giat berbagi santunan tersebut digagas oleh Menteri Luar Negeri BEM Unisa Sutrisna Muarif Habib.

“Semoga dengan giat ini, kita semua dapat terus senantiasa termotivasi untuk terus menunjung tinggi nilai-nilai kemanusiaan. Saling berbagi, saling mengasihi, saling melindungi, saling membantu. Sebab manusia adalah makhluk sosial, maka tidak mungkin kita bisa hidup sendiri. Merawat silaturahmi akan membawa berkah,” tutur Sutrisna.

Kegiatan silaturahmi tersebut juga dihadiri oleh Warson selaku Pemerintah Desa Mekarsari, Ketua DKM Masjid Mekarsari, dan Karang Taruna Mekarsari, serta rekan-rekan yatim-piatu usia sekolah dasar. “Secara pribadi dan perwakilan dari Pemdes Mekarsari saya merasa senang dan bangga bisa turut hadir dalam kegiatan anak-anak muda dari Unisa. Semoga menjadi berkah bagi semuanya. Ke depannya, semoga bisa berlanjut silaturami dan bersinergis dalam hal-hal lainnya,” ujar Warsono.

Ditemui usai kegiatan silaturahmi, Presiden Mahasiswa Unisa Arief Adriansyah menyampaikan rasa syukurnya atas kekompakan jajaran pengurus BEM Unisa. “Sedari pagi hingga saat ini, alhamdulillah rekan-rekan pengurus tetap semangat menjalankan program organisasi dari mulai rapat evaluasi hingga kunjungan ke Desa Mekarsari,” ujarnya.

Arief menambahkan bahwa evaluasi 100 hari kerja merupakan ikhtiar organisasi dalam menganalisis, mengevaluasi, serta merencanakan langkah-langkah strategis organisasi ke depan. Organisasi BEM UNISA diharapkan dapat menjadi media kognisi dan eksistensi bagi seluruh mahasiswa Unisa. “Mahasiswa yang merupakan generasi penerus bangsa adalah cikal bakal bagi pewaris budaya dan sosial. Oleh karena itu, penting kiranya melibatkan diri untuk berorganisasi secara optimal agar jaringan, mental, dan kemampunan dapat diasah terus menerus,” jelasnya.

Terakhir, dirinya dan seluruh jajaran pengurus BEM Unisa mendoakan agar rekan-rekan usia sekolah yang yatim piatu diberikan kekuatan, kesabaran, dan rejeki untuk melanjutkan jenjang pendidikan dan menjalani kehidupan lebih baik.***(HUMAS)

Share:

Testimoni

Bagaimana mereka bercerita tentang UNISA Kuningan

#

HUBUNGI KAMI

Jika ada pertanyaan anda dapat menghubungi kami melalui WhatsApp dengan cara mengklik tombol Contact US

  • #
  • #
  • #
  • #
  • #